Rabu, 07 Desember 2011

STRATEGI BASKET


Ketika menonton pertandingan basket di lapangan pertandingan, terkadang terlihat hanya ada sekelompok orang yang berlari-lari dan melempar bola dengan tujuan memasukan bola ke keranjang atau ring basket, permainan seperti  tampak kacau. Tapi basket adalah permainan yang sangat strategis, setiap tim menjalankan pertahanan yang solid dan  ofensif yang teratur. Pelatih di tepi lapangan  terus-menerus mangamati dan  mempelajari permainan, memastikan bahwa dia (pelatih)  memiliki pemain yang tepat dalam permainan, membuat penyesuaian, dan mencoba untuk mengakali tim lawan.

STRATEGI DEFENSIF BASKET

Meskipun menarik dan menyenangkan untuk dilakukan, pertahanan adalah kunci untuk memenangkan setiap permainan basket. Tim sering mengubah pertahanan dan perubahan untuk memenangkan permaianan. Ada dua jenis pertahanan: zona pertahanan dan man-to-man pertahanan.


Pertahanan zona adalah di mana setiap pemain memiliki wilayah tertentu mereka bertanggung jawab untuk mengamankan daerah yang di tugaskan oleh pelatih . Zona bergeser dan bergerak tergantung di mana pemain ofensif berdiri dan di mana bola. Pemain bertahan berusaha mempertahankan daerahnya dan berusaha mengeluarkan musuh yang masuk ke daerah pertahanan sehingga ofensif tidak bebas melakukan tembakan ke ring. Jadi pertahanan zona sering di gunakan untuk  melawan tim basket yang memiliki permainan dalam yang kuat ofensif, tapi permainan luar lemah.

Man-to-man pertahanan adalah di mana setiap pemain ditugaskan untuk menutupi pemain ofensif tertentu. Kemanapun pemain ofensif bergerak selalu di ikuti agar kesulitan memperoleh bola. Man-to-man pertahanan bisa sangat afektif melawan tim yang memiliki penembak luar yang hebat. Man-to-man juga dapat membantu rebound dengan  menjaga masing-masing orang dan tidak ada yang dapat masuk ke zona terbuka, tidak  seperti yang  mereka dapat pada pertahanan zona.

Kadang-kadang tim menjalankan kombinasi zona dan man-to-man. Salah satu contoh dari hal ini adalah kotak-dan-satu. Dalam
pertahanan ini empat pemain membentuk kotak dan satu pemain bermain man-to-man biasanya pada pemain tim ofensif terbaik.

Strategi defensif basket
yang lain meliputi:

Full court press
- di mana tim akan memainkan pertahanan dengan menekan ofensif untuk merebut atau mencuri bola dan dilakukan di lapangan penuh.
Double Team -
di mana dua pemain menutupi ofensif yang membawa bola.

STRATEGI
OFENSIF BASKET


Untuk hasil serangan yang efektif di perlukan rancangan serangan yang baik. Tim cenderung ingin memainkan permainan dengan tempo cepat atau memperlambat permainan. Tim dengan pemain atletik dan cepat mungkin ingin memainkan permainan cepat di mana mereka dapat mengambil keuntungan dari kecepatan mereka di pengadilan terbuka. Tim lain mungkin merasa mereka dapat unggul dalam permainan setengah lapangan dengan menembak dari luar.

Kunci untuk setiap strategi ofensif yang baik adalah passing yang cepat dan efektif. Bola bisa lebih cepat dan lebih efektif daripada menerobos dengan menggiring bola. Dengan passing dengan cepat dapat menyilitkan pertahan lawan, dimana mereka harus membuat penyesuaian dengan pergerakan pemain ofensif dan pergerakan bola. Pasing yang baik dapat membantu pemain ofensif mendapatkan ruang tembak yang terbuka.
Salah satu yang paling pokok untuk setiap permainan basket ofensif adalah pick-and-roll. Ini adalah ketika seorang pemain ofensif akan berdiri di jalan pemain bertahan dan  Pemain yang membawa bola kemudian bergerak. Pada saat yang sama pemain berputar  ke keranjang. Tujuanny mengecoh pemain defensive dan pada akhirnya harus memilih ofensif mana yang harus di tutupi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar